Ketentuan Lomba

Ketentuan Umum

  1. Lomba terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.
  2. Peserta adalah  individu/kelompok/tim.
  3. Peserta adalah Warga Negara Indonesia, berdomisili di Kota Malang (dengan melampirkan fotokopi KTP yang masih berlaku bagi penduduk Kota Malang dan / atau Surat Keterangan Domisili dari Kelurahan setempat)
  4. Peserta Kelompok/Tim adalah utusan dari lembaga, instansi dan Komunitas serta kelompok masyarakat di wilayah Kota Malang dengan jumlah maksimal 5 orang;
  5. Peserta hanya diperbolehkan mengikutsertakan 1 (satu) bidang Inovasi yang akan dilombakan.
  6. Inovasi belum pernah mendapatkan juara (menang) dalam lomba dimanapun (dengan Surat Pernyataan bermaterai 6.000). Penyempurnaan terhadap Inovasi yang pernah dibuat dan memenangkan penghargaan sebelumnya diijinkan untuk diikutsertakan.
  7. Peserta mendaftar secara online dengan mengisi formulir yang disediakan pada http://inotek.malangkota.go.id/
  8. Inovasi bisa berupa alat, sistem, software, prototype.
  9. Seluruh Panitia dan Tim Juri tidak berhak mengikuti Lomba.
  10. Hal-hal yang belum jelas terkait dengan tata cara lomba dapat menghubungi Panitia pada 085815203208 atau 082141458780.
  11. Keputusan panitia dan atau tim juri tidak dapat diganggu gugat.

 

Kriteria Calon Penerima

Lomba Inovasi Teknologi Kota Malang Tahun 2017 diberikan kepada masyarakat atas dasar kepeduliannya terhadap pembangunan IPTEK yang meliputi sarana dan prasarana, kompetensi lembaga dan sumberdaya yang menghasilkan inovasi teknologi.

Kriteria umum calon penerima penghargaan Inovasi Teknologi Kota Malang Tahun 2017 adalah :

  1. Warga Negera Indonesia (WNI);
  2. Perorangan atau kelompok;
  3. Tidak terkait secara langsung dengan Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Kota Malang dan tidak berafiliasi dengan lembaga litbang pemerintah.

 

Kriteria

  1. Masyarakat yang memiliki komitmen kuat terhadap IPTEK dan inovasi teknologi.
  2. Produk inovasi teknologi yang dihasilkan berdampak positif pada bidang ekonomi, sosial, ekologi, budaya dan berkelanjutan.
  3. Keberadaan inovasi teknologi di daerah berbasis sumberdaya lokal.
  4. Inovasi harus mudah untuk di aplikasikan di masyarakat.